Para pejabat China mengatakan lebih dari 200 polisi bersenjata mulai berpatroli di Sungai Mekong Sabtu, bergabung dengan pasukan keamanan dari Birma, Laos dan Thailand.
Patroli itu merupakan tanggapan atas kematian 13 pelaut China yang diserang di atas dua kapal kargo pada awal Oktober di sepanjang perairan Thailand dekat perbatasan dengan Birma.
Para pelaut sejak lama telah mengeluhkan aksi kelompok bersenjata yang menjarah perahu mereka atau meminta uang tunai.
Media China tidak memberikan rincian tentang skala operasi atau seberapa jauh pasukan China akan bertindak. Sungai Mekong mengalir melalui provinsi Yunnan di China barat daya ke beberapa negara Asia Tenggara. [Miao Miao / Beijing / China / Tionghoanews]