Perdana Menteri Malaysia Mohammad Najib Razak menyatakan, masyarakat Tionghoa Malaysia telah memberikan sumbangan besar di bidang bisnis dan perusahaan, pendidikan, kegiatan amal dan pembangunan komunitas. Malaysia tidak akan mencapai prestasi seperti sekarang ini tanpa sumbangan masyarakat Tionghoa.
Perdana Menteri Najib menyatakan hal itu dalam sambutannya di depan Forum Ekonomi Masyarakat Tionghoa Sedunia di Kuala Lumpur kemarin (25/1).
Dengan menyitir pribahasa Tionghoa "Perlu sepuluh tahun untuk menanam pohon, dan seratus tahun untuk membina manusia", Perdana Menteri Najib menyatakan, kemakmuran dan kejayaan Malaysia akan dapat berlanjut bila kita menghimpun tenaga talenta semua etnis di dalam negeri di bawah naungan semangat "satu Malaysia, satu bangsa".
Dikatakan oleh Najib Razak, dalam situasi masih terdapat faktor instabilitas dalam ekonomi dunia dan masih bergejolaknya zona euro dewasa ini, negara-negara Timur, khususnya Tiongkok, India dan ASEAN dapat mengambil peran sebagai lokomotif untuk mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi global. [David Ong / Kualalumpur]