INTERNASIONAL | TIONGHOANEWS


Selamat datang berkunjung dalam situs blog milik warga Tionghoa Indonesia. Disini kita bisa berbagi berita tentang kegiatan/kejadian tentang Tionghoa seluruh Indonesia dan berbagi artikel-artikel bermanfaat untuk sesama Tionghoa. Jangan lupa partisipasi anda mengajak teman-teman Tionghoa anda untuk ikutan bergabung dalam situs blog ini.

Jumat, 14 Desember 2012

PRIA CHINA MENGAMUK BAWA PISAU, 22 ANAK-ANAK TERLUKA

Seorang pria yang membawa pisau dilaporkan melakukan serangan di luar sekolah dasar di China. Insiden tersebut menyebabkan sekira 22 anak-anak dan seorang perempuan lanjut usia terluka.
 
Serangan di Desa Chengping, Wilayah Guangshan, Provinsi Henan itu, terjadi pada pukul 08.00 pagi waktu setempat. Polisi berhasil menangkap seorang pelaku dari penyerangan keji yang diarahkan kepada anak-anak tersebut.
 
"Pelaku penyerangan, Min Yingjun, saat ini dalam tahanan kepolisian," ujar seorang petugas polisi Guangshan, seperti dikutip Associated Press, Jumat (14/12/2012).
 
Pihak Rumah Sakit Guangshan mengatakan, pria itu pertama kali mengarahkan serangannya kepada seorang perempuan lanjut usia. Kemudia, dia mengincar anak-anak sebagai target serangannya. Aksi pria berusia 36 tahun itu akhirnya berhasil diredam setelah pihak keamanan langsung melumpuhkannya.
 
Dokter di Rumah Sakit Guangshan mengatakan, tujuh dari 22 anak-anak yang masih berusia antara enam hingga 11 tahun itu masih menjalani perawatan. Tetapi luka-luka yang mereka alami tidak terlalu parah.
 
Tidak diketahui motif dari serangan ini. Tetapi serangan dengan menggunakan pisau itu, kerap terjadi di China. Pada 2010 lalu, serangan serupa dilaporkan menewaskan 20 anak-anak dan melukai 50 lainnya.
 
Sedangkan serangan yang terjadi pada Agustus lalu di Nanchang, juga menimbulkan korban jiwa dari dua orang siswa yang menjadi incaran serangan pelaku. Mereka tewas saat menusuk korban sesaat hendak lari dari lokasi penusukan.
 
Sebagian besar pelaku penyerangan diketahui menderita gangguan mental atau tengah terlibat sengketa pribadi. Bahkan beberapa dari pelaku, dianggap tidak bisa mengikuti cepatnya perubahan yang terjadi China dan membuatnya frustrasi atas keadaan yang terjadi. [Miao Miao / Beijing] Sumber: Associated Press

ARTIKEL YANG BERKAITAN

    Mari kita dukung kiriman artikel-artikel dari teman-teman Tionghoa, dengan cara klik "SUKA" dan teruskan artikel kesukaan Anda ke dalam facebook, twitter & googleplus Anda.

    TERBARU HARI INI

    ARTIKEL: BUDAYA

    ARTIKEL: KEHIDUPAN

    ARTIKEL: KESEHATAN

    ARTIKEL: IPTEK

    ARTIKEL: KISAH

    ARTIKEL: BERITA