INTERNASIONAL | TIONGHOANEWS


Selamat datang berkunjung dalam situs blog milik warga Tionghoa Indonesia. Disini kita bisa berbagi berita tentang kegiatan/kejadian tentang Tionghoa seluruh Indonesia dan berbagi artikel-artikel bermanfaat untuk sesama Tionghoa. Jangan lupa partisipasi anda mengajak teman-teman Tionghoa anda untuk ikutan bergabung dalam situs blog ini.

Senin, 27 Februari 2012

POLITIKUS KORSEL MOGOK MAKAN SAMPAI MATI DEMI PENGUNGSI KORUT

Gigih! Sikap itu ditunjukkan seorang anggota parlemen Korea Selatan (Korsel) dalam memperjuangkan nasib para pengungsi Korea Utara (Korut). Politikus wanita Korsel itu bersumpah akan terus mogok makan sampai mati kecuali pemerintah China mengakhiri kebijakannya memulangkan para pengungsi Korut.

Park Sun-Young dari partai oposisi konservatif Liberty Forward tersebut, telah melakukan mogok makan selama seminggu ini di luar Kedubes China di Seoul, Korsel.

Wanita berumur 55 tahun itu menginginkan "perubahan mendasar" dalam kebijakan China yang memilih untuk memulangkan warga Korut yang datang, bukannya memperlakukan mereka sebagai pengungsi.

"Apakah mereka mengubah kebijakan itu atau saya mati, karena saya tak ada niat berhenti (puasa), cetus Park dengan suara lemah kepada kantor berita media, Senin (27/2/2012).

Menurut para aktivis dan anggota parlemen Korsel, sekitar 30 warga Korut yang belum lama ini kabur ke China akan segera dipulangkan ke negara mereka. Kabarnya, mereka terancam hukuman berat atau bahkan hukuman mati di tanah air mereka.

Selama sepekan ini Park melakukan mogok makan dan tinggal di dalam tenda di luar gereja di depan Kedubes China. Park telah dikunjungi oleh sejumlah pejabat pemerintah Korsel yang mendesaknya untuk menghentikan aksi mogok makan tersebut. Namun Park tidak menyerah.

Bahkan Park yang terlihat lelah, tetap ikut serta dalam aksi demo di luar Kedubes China hari ini untuk memmprotes kebijakan China itu.

"Ini bukan cuma masalah antara China dan Korea. Ini masalah dunia, masalah HAM yang harus dilihat oleh warganegara di seluruh dunia dan diperbaiki bersama," tegas Park. [Miao Miao / Beijing]

ARTIKEL YANG BERKAITAN

Mari kita dukung kiriman artikel-artikel dari teman-teman Tionghoa, dengan cara klik "SUKA" dan teruskan artikel kesukaan Anda ke dalam facebook, twitter & googleplus Anda.

TERBARU HARI INI

ARTIKEL: BUDAYA

ARTIKEL: KEHIDUPAN

ARTIKEL: KESEHATAN

ARTIKEL: IPTEK

ARTIKEL: KISAH

ARTIKEL: BERITA