China berhasil mengusir kapal-kapal yang mengitari Pulau Diaoyu (Senkaku) pada pagi ini. Pada saat itu, kapal-kapal militer Negeri Panda itu tengah mengadakan patroli reguler di perairan. Mereka langsung diperintahkan mengusir kapal-kapal Jepang yang melaut di Laut China Timur.
Delapan kapal China langsung membentuk empat formasi ketika mereka mengawasi kapal-kapal nelayan itu. Mereka mengumpulkan bukti-bukti mengenai tuduhan pelanggaran kedaulatan jepang atas wilayah China. Setelah insiden itu berlangsung, mereka tetap melakukan patroli. Demikian, seperti diberitakan China Daily, Selasa (24/4/2013).
Dalam buku putih pertahanan China yang dirilis belakangan ini, China menuding Jepang membuat masalah dengan mengklaim wilayah milik China. Meski demikian, Jepang tetap berkeras diri menyebut pulau itu sebagai wilayahnya.
Tepat pada hari ini, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menegaskan, mereka siap mengusir paksa China bila China masuk ke perairan sengketa itu. Negeri Sakura menegaskan kembali, mereka sama sekali tidak ragu untuk menggunakan kekerasan.
"Kami akan mengambil langkah tegas bagi siapapun yang memasuki perairan kami, dan mendaratkan kapalnya. Sangat umum bagi kita untuk mengusir China dengan menggunakan kekerasan, bila mereka benar-benar ingin masuk ke wilayah itu," ujar Abe. [Miao Miao / Beijing]
***
Mari kita bersama-sama dukung Tionghoanews dengan cara kirim berita & artikel tentang kegiatan & kejadian Tionghoa di kota tempat tinggal anda ke alamat email: tionghoanews@yahoo.co.id