INTERNASIONAL | TIONGHOANEWS


Selamat datang berkunjung dalam situs blog milik warga Tionghoa Indonesia. Disini kita bisa berbagi berita tentang kegiatan/kejadian tentang Tionghoa seluruh Indonesia dan berbagi artikel-artikel bermanfaat untuk sesama Tionghoa. Jangan lupa partisipasi anda mengajak teman-teman Tionghoa anda untuk ikutan bergabung dalam situs blog ini.

Rabu, 08 Februari 2012

CALON IBU DI CHINA TERANCAM DENDA

Pemerintah Provinsi Guangdong, China, memperingatkan kepada para orang tua bahwa mereka akan dikenai denda atau dihukum bila mempunyai anak lebih dari satu, sekalipun bayi mereka dilahirkan di Hong Kong.

Menurut surat kabar China Daily, pejabat keluarga berencana Provinsi Guangdong, Zhang Feng, mengatakan orang tua akan dikenai denda bila melanggar ketentuan pembatasan anak di manapun lokasi kelahirannya.

Selain itu, bila mereka bekerja sebagai pegawai negeri maka mereka terancam diberhentikan.

Peringatan ini dikeluarkan sebagai bagian dari upaya untuk menekan jumlah ibu-ibu dari wilayah China daratan yang sengaja bepergian ke Hong Kong untuk melahirkan, guna menghindari kebijakan pembatasan anak di daratan China.

Pihak berwenang China secara ketat mengawasi penerapan pembatasan kelahiran. Meski Hong Kong merupakan bagian dari China, Hong Kong mempunyai peraturan sendiri.

"Oleh karena itu, ada begitu banyak ibu hamil yang ingin sekali melahirkan di sini. Hampir separuh jumlah bayi yang dilahirkan di Hong Kong tahun lalu berasal dari orang tua yang bermukim di China daratan," lapor wartawan media di Hong Kong, Juliana Liu.

* Sentimen anti-Cina

Perjalanan yang disebut sebagai "tur melahirkan" ke wilayah semiotonom Hong kong belakangan semakin populer di kalangan para orang tua yang menginginkan anak lebih dari satu.

Peringatan pejabat Guangdong terjadi setelah warga Hong Kong menerbitkan iklan satu halaman penuh berisi antara lain menyebut warga China daratan sebagai "belalang".

Kenaikan jumlah ibu-ibu China yang melahirkan di Hong Kong, lapor Juliana Liu, telah menyebabkan kemarahan besar di wilayah bekas jajahan Inggris itu.

Pemerintah Hong Kong telah menerapkan kuota jumlah ibu-ibu hamil dari China daratan yang boleh melahirkan di rumah sakit-rumah sakit setempat. Namun warga Hong Kong berpendapat pembatasan kuota saja tidak efektif.

Persoalan ini bahkan menyulut sentimen anti-China secara umum, kata Liu.

Beberapa anggota parlemen Hong Kong berusaha mengubah peraturan keimigrasian guna mempersulit ibu-ibu hamil dari daratan China untuk melahirkan di Hong Kong. [Louis Koo / Beijing]

ARTIKEL YANG BERKAITAN

Mari kita dukung kiriman artikel-artikel dari teman-teman Tionghoa, dengan cara klik "SUKA" dan teruskan artikel kesukaan Anda ke dalam facebook, twitter & googleplus Anda.

TERBARU HARI INI

ARTIKEL: BUDAYA

ARTIKEL: KEHIDUPAN

ARTIKEL: KESEHATAN

ARTIKEL: IPTEK

ARTIKEL: KISAH

ARTIKEL: BERITA